SURABAYA — Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda, tetapi juga membuka peluang bagi anggotanya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hal tersebut ditunjukkan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan memberikan kesempatan kepada 100 anggota Pramuka untuk menjadi mahasiswa melalui jalur khusus prestasi kepramukaan yang disertai dukungan beasiswa.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Unesa dalam memberikan apresiasi terhadap prestasi, kepemimpinan, serta pengabdian anggota Pramuka kepada masyarakat. Kebijakan itu juga menjadi salah satu pertimbangan dipilihnya Unesa sebagai lokasi pelaksanaan peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Jawa Timur.

Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Rektorat Unesa Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya, Rabu (2/9/2026). Peringatan diikuti sebanyak 2.342 peserta yang berasal dari berbagai sekolah serta satuan Gerakan Pramuka di Jawa Timur.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Momentum peringatan Hari Pramuka itu sekaligus menjadi kesempatan untuk memberikan penghargaan kepada Unesa atas dukungannya terhadap pengembangan anggota Pramuka melalui jalur penerimaan mahasiswa berbasis prestasi kepemimpinan kepramukaan.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil, menyampaikan bahwa kebijakan Unesa dalam memberikan akses khusus bagi anggota Pramuka menjadi salah satu alasan penting pemilihan kampus tersebut sebagai tempat pelaksanaan peringatan Hari Pramuka tingkat Jawa Timur.

Menurutnya, pada tahun ini terdapat 100 anggota Pramuka yang memperoleh kesempatan masuk Unesa melalui jalur khusus tersebut dengan dukungan beasiswa.

Sementara itu, Rektor Unesa Nurhasan menjelaskan bahwa program beasiswa ditujukan kepada anggota Pramuka yang memiliki program nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan kepramukaan, khususnya dalam bidang kepemimpinan dan pengabdian, dinilai dapat menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman.

Jalur penerimaan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Unesa dalam memperluas akses masuk perguruan tinggi berdasarkan prestasi. Tidak hanya bidang kepramukaan, Unesa juga mengembangkan sejumlah skema penerimaan mahasiswa yang mempertimbangkan prestasi di bidang keagamaan, digital, hingga kecerdasan buatan.

Dalam kegiatan yang sama, Gerakan Pramuka Jawa Timur juga menegaskan bahwa peran organisasi tidak berhenti pada kegiatan pendidikan karakter. Pramuka turut didorong untuk terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan.

Wakil Ketua I Bidang Pembina Anggota Muda Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arumi Bachsin, menyebutkan bahwa anggota Pramuka di Jawa Timur telah ikut terlibat dalam berbagai kegiatan pengembangan sektor pangan. Salah satunya melalui pengembangan benih unggul jagung yang dilakukan melalui kolaborasi inovasi bersama Polri.

Dalam rangkaian acara tersebut, apresiasi juga diberikan secara khusus kepada Rektor Unesa Nurhasan. Ia menerima Lencana Melati dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan dukungannya terhadap perkembangan Gerakan Pramuka.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Jawa Timur juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah kwartir cabang Gerakan Pramuka di Jawa Timur. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan menjalankan berbagai program serta kontribusi kepada masyarakat.

Pelaksanaan peringatan tersebut menjadi gambaran bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan Gerakan Pramuka dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Selain membentuk karakter serta kemampuan kepemimpinan, pengalaman dan prestasi dalam kepramukaan juga dapat menjadi salah satu jalan bagi generasi muda untuk memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.(tia/ady)